Langsung ke konten utama

Identifikasi Kompetensi Dasar (KD) yang bersifat HOTS (Higher Order Thinking Skills)

 Berikut adalah contoh dari Identifikasi KD yang bersifat HOTS untuk Mapel Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor (C3) Kompetensi Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Kelas XI (Sebelas)



Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi Dasar (KD)

Analisis KI

Analisis KD

Kesimpulan

Tingkat
Dimensi Kognitif

Jenis Dimensi
Pengetahuan

Kesesuaian Dimensi Kognitif
dengan bentuk Pengetahuan

Ketercapaian Dimensi Kognitif
dan bentuk Pengetahuan KD
Mata Pelajaran
   
1   
   
2   
   
3   
   
4   
   
5   
   
6   
   
7   

3. Memahami, menerapkan,
menganalisis, dan mengevaluasi
tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang
dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor
pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri
sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat
nasional, regional, dan internasional

3. 1 Memahami prinsip kerja sistem penerangan

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3

Memahami (C2)
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

3.2 Memahami prinsip kerja sistem instrumen
dan sinyal

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
3.3 Memahami prinsip kerja sistem starter   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

3.4 Memahami prinsip kerja sistem
pengapian konvensional

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

3.5 Memahami prinsip kerja sistem
pengapian elektronik

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
3.6 Memahami prinsip kerja sistem pengisian   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
3.7 Memahami prinsip kerja sistem pengamanan   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

3.8 Memahami prinsip kerja sensor sistem
kontrol elektronik Injeksi

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Memahami (C2)   
   
Konseptual   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
3.9 Mengevaluasi kerja system penerangan   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Mengevaluasi (C5)   
   
Prosedural   
   
Kurang Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

3.10 Menganalisis gangguan pada
system instrumen

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Menganalisis (C4)   
   
Metakognitif   
   
Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
3.11 Menganalisis gangguan system sinyal   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Menganalisis (C4)   
   
Metakognitif   
   
Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
3.12 Menganalisis gangguan sistem starter   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Menganalisis (C4)   
   
Metakognitif   
   
Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
3.13 Menganalisis gangguan sistem pengisian   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Menganalisis (C4)   
   
Metakognitif   
   
Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

3.14 Menganalisis gangguan sistem
pengapian konvensional

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Menganalisis (C4)   
   
Metakognitif   
   
Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

3.15 Menganalisis gangguan sistem
pengapian elektronik

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Menganalisis (C4)   
   
Metakognitif   
   
Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

3.16 Mengevaluasi indikator kode
kerusakan sistem injeksi

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Mengevaluasi (C5)   
   
Faktual   
   
Kurang Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
3.17 Mengevaluasi sistem pengaman   

Tuntutan level kognitif KD.3
sudah sesuai dengan KI.3
   
Mengevaluasi (C5)   
   
Konseptual   
   
Kurang Sesuai   
   
Higher Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi,
dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah
sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan
menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan
keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
di bawah pengawasan langsung.
   
4.1 Merawat berkala sistem penerangan   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

4.2 Merawat berkala system instrumen dan sinyal
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
4.3 Merawat berkala sistem starter   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

4.4 Merawat berkala sistem
pengapian konvensional
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

4.5 Merawat berkala sistem
pengapian elektronik
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
4.6 Merawat berkala sistem pengisian   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
4.7 Merawat sistem pengamanan   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   

4.8 Merawat sensor sistem kontrol
elektronik Injeksi
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Presisi (mahir) (P3)   
   
Sesuai   
   
Lower Order
   
Thinking
   
Skills (LOT’s)   
   
4.9 Memperbaiki kinerja sistem penerangan   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.10 Memperbaiki sistem instrumen   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.11 Memperbaiki sistem sinyal   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.12 Memperbaiki sistem starter   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.13 Memperbaiki sistem pengisian   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.14 Memperbaiki sistem pengapian konvensional   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.15 Memperbaiki sistem pengapian elektronik   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

4.16 Memperbaiki sistem injeksi dan
reset kode kerusakan
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   
   
4.17 Memperbaiki perbaikan sistem pengaman   
   
KD.4 Sesuai dengan KI.4   
   
Kongkrit   
   
Artikulasi (alami) (P4)   
   
Sesuai   
   
High Order
   
Thinking
   
Skills (HOT’s)   

Komentar

Artikel Yang Sering Dilihat

Sensor CKP (Crankshaft Position Sensor)

Sensor CKP ( Crankshaft Position Sensor ) merupakan salah satu sensor utama dalam mesin PGM-FI. Kenapa? Karena sensor ini mendeteksi posisi dari crankshaft atau poros engkol yang selanjutnya sensor ini akan mengirimkan sinyal pada ECM. Dari sinyal yang di kirimkan oleh CKP, ECM akan memprosesnya menjadi perintah kepada aktuator seperti pompa bahan bakar ( fuel pump ) dan injektor untuk menentukan penyemprotan bahan bakar pada intake manifold . Selai itu dalam hal pengapian, ECM akan mengirimkan sinyal ke IG Coil untuk menentukan waktu pengapian agar sesuai. Jika sensor CKP tidak bekerja dengan kondisi nyata pada mesin, maka bisa dipastikan bahwa mesin tidak akan bisa menyala karena ECM tidak bisa menentukan kapan penyemprotan bahan bakar dan waktu pengapian. Hal tersebut merujuk pada Jonali (2013) “Sensor CKP berfungsi untuk mendeteksi keberadaan poros engkol, dimana sensor ini akan selalu mengirimkan sinyal kepada ECM, kemudian ECM menentukan kapan waktu pengapian dan kapan waktu b...

Contoh Soal Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif kelas X Kompetensi Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor

  I.      PILIHAN GANDA 1.       Hand tools atau peralatan tangan adalah... a.        Semua peralatan yang terdapat pada bengkel otomotif, terutama bengkel sepeda motor b.    P eralatan bantu pada bengkel otomotif yang digerakkan dengan tenaga tangan atau manusia c.     Peralatan yang dipergunakan oleh mekanik sepeda motor dalam bekerja membongkar sepeda motor d.       Peralatan tambahan yang dipergunakan dalam bekerja menggunakan tangan pada bengkel otomotif e.        Peralatan bantu pada bengkel otomotif yang digerakkan menggunakan tenaga listrik atau angin 2.       Fungsi dari kunci pas ( open end wrench ) adalah... a.        Untuk mengendori atau mengenca ng i baut/mur sesuai limit maksimum ukurannya b....

Pengaplikasian Mesin Uap Torak Pada Kehidupan

Ada banyak sekali modifikasi mesin-mesin uap torak yang dilakukan oleh banyak orang yang tentunya dengan tujuan mencukupi dan mampu membantu atau meringankan pekerjaan manusia. Beberapa gambar di bawah akan menunjukkan macam-macam dari mesin uap torak yang bermacam-macam : 1. Media Transportasi Gambar Lokomotif Uap Gambar Kereta Api Uap Gambar Mesin Kapal Uap Gambar Kapal Uap Gambar Mesin Uap Mobil Gambar Mobil Uap Selain beberapa alat transportasi diatas masih banyak juga alat transportasi lainnya yang menggunakan tenaga uap atau menggunakan mesin uap torak seperti excavator atau mesin keruk, bus, truck, ataupun sepeda dengan mesin uap. 2. Media Lain Gambar Watts Engine Gambar Mesin Uap Torak Selain mesin diatas masih banyak lagi contoh pengaplikasian mesin uap torak pada klehidupan sehari-hari, pada masa kejayaannya pada sekitar abad ke-17 sampai abad ke-19 mesin uap pada umumnya menyebabkan terjadinya revolusi industri besar-bes...

Sistem Starter Pada Sepeda Motor

Sistem starter merupakan sistem penggerak mula dari sebuah mesin, termasuk mesin sepeda motor. Ada beberapa jenis stater secara umum, diantarannya :  A. Stater mekanik  Adalah stater yang digerakkan dengan tenaga manusia, contohnya, kick stater (stater kaki), slenger (stater untuk mesin diesel, dan beberapa type mobil lama)  B. Stater elektrik  Adalah stater yang sumber tenaganya berasal dari arus listrik. Stater jenis ini banyak digunakan pada mobil dan saat ini banyak diaplikasikan pada sepeda motor.  C. Stater Pneumatik  Adalah stater yang sumber tenagannya dari udara yang bertekanan. Banyak dipakai pada mesin-mesin kapal laut. Karena mesin kapal cukup besar, maka digunakan stater jenis ini. Namun, pada pembahasan kali ini lebih condong ke pembahasan mengenai sistem starter elektrik atau sistem starter yang sumber tenaganya dari arus listrik. Semua sepeda motor buatan tahun 2000 keatas sudah menggunakan sistem stater elektrik...

PEMBELAJARAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Pandemi covid-19 yang mulai muncul diakhir tahun 2019 namun hingga lebih dari setengah dari tahun 2020 masih saja bertahan bahkan di Indonesia kurva penyebaran dan penularan Covid-19 justru masih cenderung naik baik ditingkat nasional maupun di daerah. Dengan adanya kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 ini berdampak sekali kepada seluruh segmen yang ada tanpa terkecuali, salah satu yang terdampak adalah pada segmen pendidikan. Dimana pada dunia pendidikan terutama pendidikan formal segala kegiatan yang berhubungan dengan pembelajaran sebelum adanya pandemi harus berubah dan tak boleh lagi dilaksanakan seperti biasanya. Pembelajaran disekolah yang umunya dimulai pukul tujuh pagi kini harus berubah, tak ada lagi sosok siswa yang datang dengan mengendarai sepedanya sembari membawa tas ransel penuh buku pelajaran dipunggungnya dengan semangat mengayuh sepeda menuju sekolah, tak ada lagi guru yang berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor tua dengan helm dan kacamata khasnya, t...